Radio Gema Randik

Radio Gema Randik
BIDANG PENGELOLAAN KOMUNIKASI PUBLIK DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN MUSI BANYUASIN

Selasa, 31 Januari 2017

Plt Sekda bahas LAKIP Muba Tahun 2016

Selasa 31 Januari 2017
SEKAYU, Radio Gema Randik - Para Asisten Setda, para staf Ahli Bupati, dan seluruh kepala SKPD di pimpin oleh Plt. Sekda Apriyadi M.Si mengikuti rapat staf jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang membahas tentang Peringkat Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Musi Banyuasin (Muba) tahun 2016 yang berlangsung di ruang Rapat Serasan Sekate Pemerintah kabupaten Muba, Selasa (31/01/2017).


Berbagai hal di rekomendasikan oleh tim evaluasi antara lain melakukan review dokumen RP JMD dan Renstra SKPD yang bertujuan Sebagai penyelenggaraan pemerintahan telah mendorong pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang jelas, tepat, teratur, dan efektif yang dikenal dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Penerapan sistem tersebut bertujuan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, dan bertanggung jawab.

Akuntabilitas merupakan perwujudan kewajiban seseorang atau unit organisasi untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya dan pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepadanya dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan melalui media pertanggungjawaban berupa laporan akuntabilitas kinerja secara periodik. Ungkap Kabag Organisasi Setda Muba, Azizah S.Sos 
laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) tidak sekadar catat mencatat. Tapi harus berorientasi menerapkan manajemen kinerja ke dalam Sistem AKIP. Selain itu, yang mau ditekankan adalah paradigmanya untuk mengubah sesuatu, dengan menyiapkan goal setting untuk mencapai kondisi yang diinginkan. Lanjutnya


Selanjutnya, Plt. Sekda Apriyadi M.Si menyatakan bahwa Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) merupakan perwujudan dari kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan tingkat pencapaian sasaran atau tujuan instansi pemerintah sebagai penjabaran dari visi, misi dan strategi instansi pemerintah yang mengindikasikan tingkat keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan program dan kebijakan yang sudah di tetapkan. Tutupnya

Penulis : Fatahillah,S.H
Foto     :  Fatahillah,S.H

Senin, 23 Januari 2017

Apel Gabungan Terakhir Dishubkominfo Muba Berlangsung Hikmat


SEKAYU - Bertempat di halaman Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika (DISHUBKOMINFO) Kabupaten Musi Banyuasin Selasa (24/01/2017) apel pagi gabungan terakhir berlangsung dengan hikmat yang diikuti seluruh jajaran pejabat Dishubkominfo, staf dan tenaga honorer.

Dalam sambutanya Kadishubkominfo Musi Banyuasin mengucapkan selamat datang dan bertugas kepada pejabat yg bertugas di tempat yang baru dan tetap mejalin silahturahmi yang baik antara Dishub dan Kominfo. "Selamat kepada rekan - rekan yg telah dilantik selamat bertugas di tempat masing. Tiga tahun kita bergabung saya berharap ke depannya hubungan yang baik ini tetap terjalin”, ujar Kadishubkominfo Muba Pathi Riduan , SE, ATD MM.

Pemisahan Dishub Dan Kominfo Muba diresmikan setelah pelantikan pejabat OPD pada sabtu (21/01/2017) sesuai keputusan menteri dalam negeri republik Indonesia nomor 82122 – 10404 tahun 2016 tanggal 30 Desember 2016 dan keputusan Bupati Musi Banyuasin nomor 821/030/KEP/KDH/2017 tanggal 20 Januari 2017.

Masing – masing pejabat yg baru dilantik dan yang bertugas di tempat yang baru memberikan pidato sambutan. Apel berakhir dengan bersalam salaman kepada seluruh pejabat dan pegawai.




sumber : http://www.mubakab.go.id/index.php/public/berita/berita_single/723

Sabtu, 27 Februari 2016

Teknik Menulis Berita


Teknik menulis berita adalah cara menyusun laporan atau informasi aktual untuk dipublikasikan di media massa. Berita menurut Kamus Bahasa artinya:  (1) cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat; (2) laporan; (3) pemberitahuan; pengumuman. 

Nilai Berita
Tidak semua berita dapat dipublikasikan atau "layak muat' (fit to print, fit to broadcast).Untuk dapat dipublikasikan di media, sebuah berita haruslah memenuhi karateristik yang dikenal dengan "nilai- nilai berita". 
Nilai berita digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu tulisan diangkat menjadi berita. Semakin tinggi nilai berita yang dikandung dalam sebuah peristiwa semakin kuat peristiwa tersebut dianggkat sebagai berita. 
Sebaliknya, semakin rendah nilai beritanya semakin rendah pula peristiwa tersebut dianggkat sebagai berita. 
Masing- masing pakar jurnalistik memiliki karateristik tersendiri mengenai nilai berita. Asep Syamsul M. Romli dalam bukunya "Jurnalistik Praktis Untuk Pemula"  (Penerbit: Rosdakarya Bandung) , menyebutkan ada empat nilai berita yaitu : 
  1. Cepat, yaitu aktual atau ketepatan waktu. Berita adalah sesuatu yang baru (new)
  2. Nyata, yaitu informasi tentang sebuah fakta (fact)
  3. Menarik, yaitu mengundang orang untuk membaca berita yang kita tulis. 
  4. Penting, yaitu berpengaruh terhadap hidup orang banyak atau dampak dari peristiwa itu ke masyarakat, melibatkan orang- orang terkenal atau ketokohan orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut, menyangkut hal- hal luar biasa atau hal biasa tetapi menumbuhkan rasa simpati, empati, iba, atau menggugah, serta aktual dan baru terjadi.
  5. Nilai berita lainnya antara lain peristiwa yang dekat dengan khalayak, 

Struktur Naskah Berita
Suatu berita memiliki struktur berita yang terdiri dari:

Judul Berita
Judul berita harus ringkas (antara 3-5 kata), mencerminkan isi, menarik, dan sebaiknya berupa kalimat aktif yang terdiri dari Subjek + Predikat + Objek (SPO) seperti "Presiden (S) Meresmikan (P) Festival (o)". 

Teras Berita
Teras berita adalah alinea atau paragraf pertama naskah berita setelah judul. Teras berita yang bagus tidak lebih dari 30-35 kata atau tiga barisan ketikan. Cara menulis teras berita antara lain menyusun unsur berita (5W+1H), terutama menempatkan unsur WHO dan WHAT di awal kalimat dan unsur WHEN dan WHERE di akhir kalimat. Unsur WHY dan HOW ditempatkan di tubuh berita (body). 
yang terdiri dari kejadian nyata, pendapat, dan pernyatan sumber berita.

Unsur- Unsur Berita
Sebuah berita harus memenuhi unsur-unsur berita yang dikenal dengan 5W+1H.
  • What = Apa yang terjadi 
  • Where = Di mana hal itu terjadi
  • When = Kapan peristiwa itu terjadi 
  • Who = Siapa yang terlibat dalam kejadian itu
  • Why = Kenapa hal itu terjadi
  • How = Bagaimana peristiwa itu terjadi

Etika Menulis Berita
  • Objektif Seorang wartawan harus menjaga jarak dengan peristiwa yang diangkatnya sebagai berita. Dengan demikian seorang wartawan dilarang melibatkan kepentingan pribadi dan pandangan subyektif atas peristiwa. Tulisan berita harus faktual atau dituliskan berdasarkan fakta dan data yang benar- benar ditemukan dilapangan.  
  • Cover both side Tulisan harus seimbang dan berusaha mencantumkan semua pihak yang terlibat dalam peristiwa. 

Teknik Menulis Berita: Tahapan
  • Fact Organizing Yaitu pengorganisasian/ pengumpulan fakta oleh wartawan yamg akan menulis berita.Apakah itu hasil interview, kejadian langsung, ataupun menggunakan data- data tertulis yang telah tersedia. 
  • Lead Decission Yaitu penentuan lead untuk teras berita. Ingat, gagal menentukan lead, bisa berarti gagal menulis berita 
  • Word Selection Yaitu pemilihan kata- kata yang cocok, untuk mendukung penulisan berita, usahakan alur yang runtut, jangan melompat- lompat sehingga dapat mengganggu pemahaman pembaca. 
  • Start To Write Ambil mesin ketik atau komputer, kertas, jika perlu referensi pendukung. Konsentrasilah dalam menulis sehingga tidak keliru. 
rewritten by THF

Mengenal Fasilitas Mode Kamera Digital Single Lens Reflex (DSLR)

Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex) adalah kamera yang memiliki banyak fasilitas yang penting untuk menghasilkan karya-karya fotografi yang tidak saja bernilai informasi, namun juga memiliki nilai seni yang tinggi.  Namun pada kenyataanya masih banyak fotografer yang belum terlalu familiar dengan beberapa fasilitas mode yang dimiliki kamera DSLR. Ujung-ujungnya banyak fotografer pemula memilih menggunakan mode otomatis. Padahal ada beberapa mode lainnya yang jika digunakan akan membuat foto menjadi lebih maksimal.

Berikut penjelasan dari beberapa mode yang seringkali ditemui pada kamera DSLR.

A. MODE OTOMATIS
Tak perlu banyak penjelasan mengenai mode ini. Kebanyakan fotografer pemula menggunakan mode ini pada awal menggunakan kamera DSLR.
Jika menggunakan mode ini, maka segala jenis pengaturan seperti shutter speed, aperture, ISO, white balance, fokus dan flash akan ditentukan oleh sensor kamera. Mode ini menghasilkan foto yang bagus dalam berbagai kondisi. Namun yang perlu diingat, foto yang dihasilkan belum tentu sesuai dengan yang kamu harapkan, karena setting pengambilan foto diambil alih sepenuhnya oleh kamera.

1. Mode Potrait
Ketika beralih menggunakan mode ini, kameramu akan secara otomatis memilih settingan aperture besar. Dengan settingan ini, background foto akan kabur (blur) dan gambar di depan lebih tajam. Mode ini sesuai digunakan jika mengambil foto dengan fokus di satu objek, terutama foto close up (wajah hingga bahu).

2. Mode Makro
Gunakan mode ini jika ingin memotret objek lebih dekat. Mode ini cocok sekali untuk mengambil foto bunga, serangga atau objek kecil lainnya. Beberapa kamera punya setting berbeda di mode makro ini.
Yang perlu diperhatikan, memfokuskan objek akan terasa lebih sulit di mode ini. Usahakan antara kamera dan objek berada dalam satu garis pararel, atau kamu akan menemukan hasil foto yang tidak fokus (blur).
Jangan gunakan flash bawaan kamera ketika memotret menggunakan mode ini, atau ketika terlalu dekat dengan objek. Karena yang terjadi nantinya adalah objek tak lagi terlihat.

3. Mode Landscape
Mode ini adalah kebalikan dari mode potrait dengan kamera memilih setting aperture kecil. Dengan settingan ini memungkinkan terjadi banyak titik fokus. Karenanya mode ini cocok untuk memotret objek yang lebar.
Dengan settingan aperture kecil, maka shutter speed juga akan lebih lambat. Dengan keadaan ini, kamu tentu butuh tripod untuk memastikan kameramu tetap stabil ketika mengambil gambar.

4. Sports Mode/Action Mode
Mode ini didesain untuk memotret objek bergerak. Ideal untuk memotret orang yang sedang berolahraga, bintang peliharaan, atau hewan di alam liar.
Mode ini berupaya menangkap gambar objek bergerak dengan menaikkan shutter speed. Untuk membantu mendapatkan gambar yang lebih baik, gerakkan kamera sesuai arah gerak objek. Butuh banyak latihan untuk mendapatkan gambar object bergerak yang bagus menggunakan mode ini.

5. Mode Malam
Mode ini digunakan dalam keadaan cahaya minim dengan shutter speed yang lama. Settingan ini membantu untuk menangkap detail objek dalam keadaan minim cahaya. Pastikan kamu menggunakan tripod agar gambar background tidak out of focus.

6. Mode Movie
Mode ini memungkinkan kamu untuk membuat video dengan menggunakan kamera. Kebanyakan kamera dslr keluaran baru sudah memiliki fitur ini dengan bisa merekam video beserta dengan suaranya.

B. MODE SETENGAH OTOMATIS
1. Mode Aperture Priority (dilambangkan A atau AV)
Mode ini adalah semi otomatis dengan kita memilih aperture yang digunakan sementara sisa setting lainnya (shutter speed, white balance, ISO, dll) akan ditangani oleh kamera. Mode ini berguna untuk menentukan titik fokus saat kita mengambil gambar.
Aperture besar berarti sedikit cahaya yang masuk dengan begitu akan banyak titil fokus dalam foto. Sebaliknya, angka aperture kecil maka shutter speed kecil dan titik fokus akan lebih mengerucut.

2. Mode Shutter Priority (dilambangkan S atau TV)
Mode ini kebalikan dari mode sebelumnya. Dalam mode ini shutter speed akan dikontrol manual sementara sisa settingan lainnya akan ditangani kamera. Mode ini cocok untuk memotret objek bergerak seperti orang berolahraga, agar mendapat gambar tajam objek yang bergerak. Sebaliknya, kamu juga bisa menangkap gambar blur objek yang bergerak seperti saat memotret air terjun dengan shutter speed lambat.

C. MODE MANUAL
Dalam mode ini kamu diberi kebebasan untuk mengontrol semua setingan kamera termasuk shutter speed, aperture, ISO, white balance, flash dan yang lainnya. Cara ini memberikan kebebasan penuh untuk menghasilkan foto sesuai yang kamu inginkan. Tentu saja kamu butuh paham ilmu fotografi lebih dalam untuk bisa mendapat foto apik saat menggunakan mode ini.

Jadi bagaimana, sudah ada gambaran mode apa yang akan kamu pakai? Kalau sudah, jangan hanya dibayangkan, segera berlatih agar lebih paham. Karena practice makes perfect,

rewritten by THF

Minggu, 21 Februari 2016

TEKNIK DAN CARA MENJADI PENYIAR RADIO



Dasar-dasar Penyiar Radio
  • Bekali Diri
Sebelum memutuskan untuk terjun menjadi penyiar radio, seseorang harus siap, bersedia, dan mengetahui tentang profesi penyiar radio. 

  • Banyak mencari tahu
Seorang calon penyiar radio dituntut untuk banyak tahu. Bayak tahu dalam artian memiliki wawasan yang luas. Hal ini disebabkan ketika On Air, para pendengar akan menilai bahwa sang penyiar adalah seorang yang maha tahu. Karena penyiar radio juga merupakan manusia biasa, tentulah tidak semua diketahuinya. Untuk itulah seorang penyiar harus banyak mencari tahu untuk menambah perbendaharaan wawasan yang dimilikinya.
  • Cinta music
Dalam penyiaran radio, pasti tidak akan lepas dari yang namanya music. Mulai dari pembuka hingga penutup, program radio pasti akan didominasi akan suara music (kecuali program tertentu).
  •        Perhatikan attitude
Berani menjadi seorang penyiar berarti berani menjadi sorotan di public. Karena seorang penyiar radio akan mengundang banyak perhatian orang, maka dari itu seorang penyiar radio harus mampu menjaga attitude (sikap). Semakin sopan sikap kita, semakin santun tingkah laku kita, seorang penyiar radio akan lebih dihormati dan disegani.
  •        Latihan vocal
Saat penyiar radio sedang On Air, tidak bisa ditampik bahwa suara adalah syarat dan hal yang sangat wajib di radio. Entah suara music, ataupun suara bercerita sang penyiar. Terkadang saat kita bercerita, kita akan menemui saat dimana kita akan kesulitan mengucapkan sebuah kata. Sering kali penyiar menghadapi situasi demikian saat membawakan program yang bernuansa semangat. Dalam program ini, penyiar radio diharuskan untuk berbicara dengan nada semangat. Untuk itu, kadang penyiar meningkatkan kecepatan berbicaranya (walau tidak semua) agar terlihat semangat. Saat berbicara sedikit cepat inilah kadang suatu kata akan terucap tidak jelas, salah pengucapan dll. Untuk itu, latihan vocal diperlukan. A I U e E O
  •        Gaul
Seorang calon penyiar diharuskan untuk gaul. Bukan gaul dalam artian perilaku yang mengganggu, kacau, nakal, dll. Ini dikarenakan adanya penyimpangan dari makna gaul itu sendiri. Disini gaul yang dimaksud adalah selalu up-date dengan apa-apa saja yang sedang trend dan popular di masyarakat, berita atau informasi apa saja yang ramai dibicarakan. Karena sangat memalukan untuk penyiar radio, jika tidak mengetahui hot news disekitarnya.
  •        Berdoa
Menjadi penyiar radio adalah langkah pertama masuk ke dalam dunia entertaint. Kerap kali banyak cobaan yang dating. Menjadi hal wajib sebagai penyiar radio yang beriman untuk berdoa menurut keimanan masing-masing.

Hal-hal teknis yang harus diperhatikan untuk menjadi penyiar radio
  •         Artikulasi yang jelas
Penyiaran radio 100% diterima melalui suara. Untuk itu, artikulasi (kejelasan dalam pengucapan kata) haruslah jelas. Tidak harus cepat, yang penting artikulasi jelas.
  •       Pernapasan yang baik
Saat berbicara, pernapasan adalah hal penting yang perlu dilatih. Jangan sampai kita terkesan seperti orang kelelahan.
  •         Mengerti music.
Hal ini berhubungan dengan bagaimana anda menyesuaikan dengan tempo lagu.
  •      Mood.
Penyiar tidak boleh terdengar murung atau tidak bersemangat. Karena mood yang buruk akan mengakibatkan siaran menjadi tidak optimal. Mood yang bagus terkadang susah didapat. Untuk itu penyia radio harus belajar untuk tidak membawa masalah pribadi saat siaran.
  •     Pengetahuan yang luas
Seperti yang saya katakana di atas bahwa penyiar radio harus memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas.


Langkah-langkah agar bisa tercapai suasana nyaman dalam menyiar
  •       Olahraga
Olahraga teratur dapat membuat tubuh kita lebih sehat. Tapi olahraga juga ternyata dapat membuat seseorang dalam keadaan bugar, bersemangat, yang membantu seseorang dalam keadaan good mood.
  •       Lion Face (senam wajah)
Senam wajah, yaitu dengan  menggerakkan seluruh wajah. Mulai dari kening, alis, mata, hidung, mulut, lidah, gigi, rahangg, dsb. Hal ini bertujuan agar wajah kita tidak kaku saat siaran. Berguna juga untuk melemaskan saraf-saraf di bagian wajah kita.
  •     Berbicara di atas lagu
Perlu diketahui bahwa seorang penyiar radio, ketika siaran suara penyiar akan diiringi music backsound. Berbicara dengan menyesuaikan tempo lagu dan menggunakan timing yang tepat saat berbicara harus dilatih.
Manfaat menjadi penyiar radio
  •       Relasi
Sebuah radio hidup dari pemasukan iklan. Terkadang para pemasang iklan adalah orang-orang yang memiliki sebuah usaha, jasa, pabrikan, menyelenggarakan sebuah event. Ketika mereka hendak memasang iklan, sebagai penyiar, kita harus bersikap akrab terhadap mereka semua meskipun sebenarnya kita tidak pernah bertemu sebelumnya. Namun hal ini lah yang akan membangun sebuah relasi. Tanpa disadari, kita kadang telah menjadi betul-betul akrab dengan mereka. Sehingga tak jarang kalau kita telah menjadi salah satu orang yang mereka percayai.
  •      Pengetahuan luas
Seperti yang telah saya katakan di bagian atas bahwa penyiar radio harus memiliki wawasan yang luas. Jika kita hanya memiliki wawasan yang pas-pasan, ketika menjadi penyiar, kita diwajibkan untuk mencari tahu dan menambah kamus wawasan kita. Dengan sendirinya wawasan kita akan semakin luas tanpa kita sadari.
  •       Disenangi dan dihormati
Hamper disetiap tempat (tidak semua :p) seorang penyiar radio sangat dihormati. Hal ini dikarenakan penyiar radio menjadi public figure. Ketika siaran, kita di dengar oleh banyak orang (tergantung popularitas radio). Ketika mendengarnya, orang akan bertanya-tanya dan penasara, siapa sebenarnya yang sedang menyiar. Oleh karena itu ketika mereka tahu bahwa kita adalah seorang penyiar,  maka kitapun akan dihormati oleh mereka.

Kemampuan dasar seorang Broadcaster/Newscaster
  •          Kemampuan vocal
a.       Kualitas vocal
      Penyiar radio harus memiliki suara yang bulat, bersih dan tidak cempreng. Kualitas vocal bisa di dapat dengan latihan yang rutin saat berbicara.
b.       Artikulasi yang jelas
c.       Bisa berekspresi melalui suara
    Berekspresi melalui suara berarti kita bisa menggambarkan ekspresi kita dengan suara. Ini dikarenakan penyiar radio dinikmati suaranya saja, buka visualnya. Oleh karena itu permainan ekspresi melalui suara sangat menarik. Misalnya suara untuk ekspresi sedih, senang, marah, tertawa, lucu, dll.
d.      Bisa memainkan intonasi suara
Sama seperti permainan ekspresi suara, penyiar radio harus pandai memainkan intonasi suara. Tinggi rendahnya suara turut menjadikan percakapa atau pembicaraan menjadi menarik untuk didengar. Beda halnya dengan suara yang datar.
e.      Bisa mengatur kecepatan suara
  •          Kemampuan personal
a.       Suka bicara dan bisa menjadi pendengar yang baik jika berhadapan dengan narasumber saat melakukan wawancara.
Penyiar radio haruslah orang yang cerewet (pada tempatnya). Kita dituntut untuk pandai berkata-kata, pandai berbicara, dan pandai menjadi pendengar yang baik. Loh? Kok penyiar malah jadi pendengar? Begini sahabat, saat siaran, tidak selamanya yang berbicara adalah penyiar. Ada saat dimana penyiarlah yang giliran menjadi pendengar. Saat kita siaran 2 arah, yaitu ada umpan balik untuk pendengar dengan line interaktif, saat pendengar sedang berbicara, kita harus menanggapi kata-katanya. Misalnya dengan “iyaa….  Teruss.. … dan..” dsb. Hal ini agar pendengar merasa akrab dengan kita. Jika kita tidak melakukan hal tersebut, pembicaraan cenderung akan datar dan hampa.
b.      Spontanitas yang baik
c.       Memiliki kepekaan situasi
Wajib hukumnya seorang penyiar untuk peka sesuatu. Misalnya peka pada cuaca. Karena terkadang penyiar yang berada dalam studio, tidak tahu cuaca di luar bagaimana. Ketika siaran akan fatal jika salah bilang cuaca. Contoh lainnya adalah peka pada situasi percakapan, arah pembicaraan, suasana hati narasumber dsb.
d.      Menjaga emosi saat siaran
Sering kali sebelum siaran, kita memiliki masalah pribadi diluar. Dan buruknya seringkali pula masalah ini dibawa hingga saat siaran. Hal ini akan mempengaruhi mood kita dan akhirnya membuat performance suara kita menurun dan kelihatan bad mood. Ini tidaklah baik untuk penyiar radio. Contoh lainnya dalah ketika membuka line interaktif, tidak dapat dipungkiri bahwa ada pendengar-pendengar yang usil. Sering memancing emosi marah penyiar. Maka dari itu perlu untuk menjaga emosi saat siaran.
e.      Percaya diri saat siaran
Mungkin masalah dengan percaya diri akan dihadapi hamper semua orang ketika akan siaran perdana (seperti saya dulu). Tapi dibawa enjoy saja. Setelah beberapa kali siaran, kita akan terbiasa juga. Setelah terbiasa, kita akan berbicara dengan lancar dan tidak kaku, serta lebih rileks.
f.        Rasa ingin tahu
g.      Konsentrasi
Wajib untuk penyiar radio. Meski saat siaran kita mengalir dengan situasi, kita harus tetap konsentrasi. Konsen pada acara, waktu, dll. (pengalaman pribadi, saya pernah bilang salah acara :’( )
h.      Sense of humor
      Untuk menciptakan suasana yang tidak garing, tidak membosankan, sense of humor diperlukan penyiar saat sedang siaran.

Prinsip dasar penyiaran
  •       Talk to one person
Saat sedang siaran, hendaknya penyiar menyapa pendengar dengan sapaan tunggal. Seperti “selamat pagi pendengar *** FM, apa kabar ANDA di pagi ini……” kata anda, akan langsung menuju ke pribadi seseorang yang mendengar. Sehingga orang tersebut akan terasa sedikit akrab.
  •      Smiling voice
Berbicara dengan senyum adalah hal yang baik.
  •       Jadi pendengar yang baik
Menjadi pendengar yang baik saat narasumber atau orang yang menelpon anda saat siaran sedang berbicara, dengarkan dengan seksama apa yang dibicarakannya. Responlah sesekali pembicaraannya dengan kata-kata seperti “iyaa, terusss,, dan,, dsb”.
  •       Update lagu dan info terbaru
Penyiar radio harus selalu unggul selangkah dari para pendengar. Untuk itulah kita harus mencari tau info-info terbaru.
  •       Pelajari script
Ketika siaran, kita akan diberi script (tergantung radio). Script ini dapat berupa seperti sebuah petunjuk acara, ataupun materi acara yang akan dibawakan, Dibagian mana harus break, dll.

"Nah Gimana dengan Anda..? Tertarikkah menjadi Penyiar Radio"
Semoga Bermanfaat....

Salam ADMIN..**ABP**

Tips Cara Memilih Gitar Akustik Yang Baik Dan Benar

Sebagai konsumen yang cerdas, kita harus tau cara memilih barang yang bagus dan berkualitas. Begitu juga saat kita hendak membeli gitar, kita harus memilih gitar yang baik dan berkualitas. Sebagai seorang pemula pasti bingung menentukan pilihan untuk memilih gitar yang baik, jadi tidak ada salahnya jika anda mengikuti tips berikut agar tidak menyesal nantinya.
Berikut Cara Memilih Gitar Akustik Yang Baik Dan Benar:
1Tentukan kisaran harga gitar yang mau anda beli.
Hal ini yang paling penting untuk diperhatikan. Karena dalam hal finansial tergantung dari kemampuan individu masing-masing. Jika anda mempunyai budget yang cukup anda dapat memilih merk gitar ternama dan otomatis anda mendapatkan kualitas gitar yang bagus. Tapi kalau budget anda minim pilihan gitar juga terbatas. Saran saya ya nabung dulu aja… 
2. Tentukan Bahan Gitar
Perhatikan jenis bahan kayu yang digunakan untuk gitar tersebut. Bahan kayu sangat mempengaruhi suara yang dihasilkan saat anda memainkannya. Beberapa gitar biasanya memakai bahan kayu mahogany, spruce, rosewood, nato dan lain-lain, bahan kayu tersebut disebut jaga tonewood. Masing-masing kayu mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Berikut gambar jenis kayu serta suara yang dihasilkan.
Jenis Kayu dan Karakter Suara
Kalo saya menyarankan untuk memilih gitar dengan bahan kayu rosewood dan spruce, karena gitar yang menggunakan bahan ini memiliki suara akustik yang baik dalam hal volume suara yang keras, natural dan jernih.
3. Tentukan senar gitar yang akan digunakan
Ada dua jenis senar yang digunakan untuk gitar akustik. yaitu senar nylon dan senar steel. Ini pilihan selera anda, jika anda suka bermain musik klasik pilihlah gitar dengan senar nylon. Tetapi jika anda suka memainkan musik dengan banyak melodi, musik rock atau blues sebaiknya memilih gitar dengan senar steel. Tapi untuk yang sedang belajar gitar jika memilih gitar dengan senar steel saat pertama pasti jari akan terasa sakit (tapi lama-lama juga biasa), tapi gitar dengan menggunakan senar ini neck gitar enak digenggam. Beda dengan gitar bersenar nylon, neck pada gitar ini biasanya lebih besar. So, terserah kalian mau pilih yang mana.
My Favourite Corner
4. Tentukan bentuk Gitar
Ada beberapa bentuk body gitar, menurut saya ini tergantung perawakan si pemakai. Namun patut pula dipertimbangkan bahwa ukuran body gitar juga akan sangat berpengaruh pada karakter suaranya.  Gitar berbody besar menghasilkan karakter suara akustik yang kuat di sektor bass atau biasa di sebut warmth, memiliki sustain yang lebih panjang. Sebaliknya gitar yang berbody kecil  karakternya cenderung bright atau lebih ke arah treble. 




Berikut gambar bentuk gitar:
Pilihlah bentuk body yang pas dan nyaman untuk anda.
5. Test Suara Gitar
Cek suara gitar disetiap nada ada yang fals atau tidak. anda bisa mengetes nada dengan memetik setiap nada yang ada di fret dan mencocokkanya dengan menggunakan tuner seperti gambar yang ada dibawah ini.

Perhatikan juga ketepatan nada pada fret mddle low-end. Pada pembuatan gitar yang kurang bagus intonasinya diatas fret 12 akan terdengar fals.

6. Cek Fisik Gitar
Periksalah setiap detail fisik dari gitar tersebut ada lecet atau tidak. Periksa juga Neck pada gitar masih lurus atau tidak. Neck gitar yang baik mempunyai truss rod yang diisi batang besi sehingga batang tidak cepat melengkung. Sebagai catatan tambahan pada saat membeli gitar jangan mudah tertipu dengan label merk-merk terkenal, karena saat ini banyak beredar dengan merek aspal. Perhatikan huruf dan bentuk tulisan logo merek gitar tersebut. Gitar asli import kelas High end seperti Taylor atau Martin, harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta Rupiah jadi mustahil jika ada gitar asli dengan merk tersebut yang harganya di bawah 1 jutaan. 
Jika budget pas-pasan, maka ketelitianlah yang memegang peranan penting, karena sebenarnya ada beberapa gitar buatan indonesia yang memiliki kualitas sangat bagus. Baik yang memakai merk sendiri seperti Secco atau Genta, maupun yang memakai lisensi merk luar seperti Cort dan Yamaha, de el el. Dengan ketelitian, Anda mungkin saja menemukan gitar dengan harga lumayan murah, namun dengan kualitas suara yang melampaui harganya!  Selamat berburu gitar..  
dari berbagai sumber, re-writted by Taufiq Hanif