Radio Gema Randik

Radio Gema Randik
BIDANG PENGELOLAAN KOMUNIKASI PUBLIK DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN MUSI BANYUASIN

Minggu, 24 September 2017

Sebanyak 30 Orang PNS melakukan Diklat Jafung analisis kepegawaian keahlian Kabupaten Muba

Senin, 25 September 2017


Sekayu - Guna Meningkatkan pengetahuan, keahlian dan keterampilan dalam melaksanakan tugas jabatan sebagai analisis kepegawaian dalam rangka mewujudkan Muba maju berjaya 2022 Tahun Anggaran 2017, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Dalam Hal ini dibuka oleh Plt Sekretaris Daerah Muba Drs. H. Apriyadi. MSi Gelar Pembukaan Diklat Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian Keahlian Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2017, di Wisma Atlet Sekayu, Senin, (25/09/2017).

Sunaryo SSTP. SDM mengatakan tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk memberikan pedoman bagi pejabat yang berwenang dalam melakukan tugas - tugasnya sehingga prosedur pengangkatan, kenaikan pangkat, pembebasan sementara, pengangkatan kembali dan pemberhentian analisis kepegawaian dapat berjalan dengan baik, tertib dan lancar.

Peserta diklat jabatan fungsional analisis kepegawaian keahlian adalah PNS berjumlah 30 Orang yg berasal dari perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Muba dilaksanakan pada tanggal 25 September Sampai 10 Oktober 2017. Selama 12 Hari atau sebanyak 129 jam pelajaran. Ungkapnya

Selanjutnya, Metode pengajaran menggunakan metode Andragogi yaitu mengajar orang dewasa dengan cara perkuliahan, latihan dan diskusil, selanjutnya peserta yang dinyatakan kulus akan diberikan piagam penghargaan berupa STTPP (surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan), dengan tenaga pengajar kepala pusat pengembangan ASN Dr. Ahmad jalis. MA dan kepala pusat pembinaan jabatan analisis pengembangan ASN Dr. Menari Sitohang, MA, Widyaswara kanreg VII Provinsi Sumatera Selatan dan nara Sumber dari Polres Musi Banyuasin. Ungkapnya

Plt Sekretaris Daerah Drs. H. Apriyadi. MSi dalam sambutannya mengatakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) merupakan bagian penting dari setiap bagian manajemen sumber daya manusia, hal ini juga tentunya berlaku secara umum di tiap organisasi manapun, Aparatur yang menduduki jabatan fungsional analis kepegawaian pastinya juga memerlukan pembinaan dan pengembangan kemampuan yang dibutuhkan dalam standar pendidikan dan pelatihan yang berkualitas.

Disamping itu Apriyadi menambahkan dengan berlakunya undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), secara tidak langsung akan menempatkan diklat pada peran dan posisi yang strategis untuk meningkatkan kualitas kemampuan dan professionalitas para PNS.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog